Page 1
Standard

Kesombongan terjadi

Kesombongan terjadi karena manusia (saya gak tahu makhluk hidup yang lain) punya kecendrungan melihat segala sesuatu itu sepotong-sepotong dan tidak utuh, tidak menyeluruh, bahwa adanya saling terkoneksi satu sama lain.

Standard

Potensi

Iri hati dan cemburu karena melihat keberhasilan dan kesuksesan orang lain adalah kebodohan yang timbul karena ketidaktahuan dan ketidaksadaran akan potensi yang dimiliki oleh diri sendiri.

Apa potensi yang kita miliki?

Apa yang dapat kita hasilkan dan ciptakan?

Jawabannya “selama anda masih hidup, maka semua itu menjadi mungkin.”

Kita sudah punya potensi untuk sukses, bahagia, kaya secara jasmani dan rohani, dll. Hanya maukah kita mengelola modal yang sudah dipinjamkan kepada kita?

Modal utama kita untuk berkarya dan memberikan manfaat didunia ini adalah diri kita sendiri, kita sudah diberikan kemampuan belajar dan berkreatifitas.

Bagaimana sehari-hari kita mempergunakan panca indera kita?

Bagaimana sehari-hari kita bermain dengan imaginasi kita?

Apakah kita sudah mempergunakan kemampuan belajar kita untuk belajar sesuatu yang dapat membuat kita sukses, bahagia dan sejahtera? Apakah kita sudah mempergunakan kemampuan berkreasi kita untuk sesuatu yang bermanfaat dan bernilai bagi orang lain dan lingkungan?

Bila kita sudah menyadari dan memanfaatkan modal utama kita, maka tidak ada lagi takut atau benci orang lain lebih sukses, karena kita tahu semua tergantung dari bagaimana kita mengelola modal utama kita.

Belajarlah cara mengelola modal utama anda, maka kesuksesan yang benar pun akan mengikuti.

Standard

Takut

Takut..

Takut dapat muncul karena berbagai sebab..
Takut salah
Takut gak kebagian rejeki
Takut diketawaiin/dihina
Takut tidak sukses
Takut tersaingi
Takut tidak dianggap
Takut ….. dst…

Takut itu adalah sesuatu yang wajar, karena ada di dalam diri kita, bagian dari diri kita, namun apa yang dilakukan setelah takut itu muncul yang menjadi penting untuk diawasi.. bila takut itu muncul dan kemudian takut akan ketakutan itu sehingga anda menjadi percaya dan yakin dengan ketakutan itu sendiri, maka yang dapat terjadi adalah muncul Benci, Iri Hati, Serakah, dan Marah.

Disinilah ditantang kemampuan berpikir logis kita, kebijaksanaan kita, pemahaman kita akan kehidupan, situasi, orang lain dan diri kita, kemampuan menganalisa secara apa adanya, dll. sehingga ketakutan dapat dikelola menjadi sumber daya yang membuat kita malah bangkit dan menjadi bertambah bijaksananya dalam berpikir, merasa, berucap dan bertindak.

in the end.. it’s all just about a frame games.

Embrace your fear so it will not harm you, my friend.

Standard

Sabar Dalam Proses

1908016_10152336669250589_554229229877655015_n

Banyak yang berharap kesuksesan itu hanya seperti sebuah garis lurus.. begitu sudah tahu secara jelas apa yang dikehendaki maka kemudian segala sesuatu menjadi mudah.. Namun kenyataannya tidak demikian.. Walaupun kita sudah begitu jelas apa yang kita mau dicapai.. tetap ada yang namanya proses menuju ke tujuan, dan pada saat proses menuju yang mau dicapai inilah sering ditemui berbagai rintangan, halangan dan hambatan yang menggoda kita untuk tidak jadi menuju dan menjadi apa yang kita mau. oleh karena itu walau sudah jelas apa yang kita mau, dibutuhkan juga ketenangan dan kesabaran untuk menjalani proses, belajar dari proses sehingga terus bergerak menuju ke tujuan.Bukan rintangan, halangan ataupun hambatan yang membuat kita tidak dapat mencapai apa yang kita mau, tetapi ketidakmauan kita untuk bersabar, tenang, ulet dan belajar dari proseslah yang seringkali membuat kita menyerah.

Be patient with the Process, and you’ll be there, my friend.

Standard

Coaching Essentials

Flyer Coaching Essentials

 

Coaching adalah sebuah keterampilan memfasilitasi seorang individu atau organisasi untuk mencapai sebuah outcome yang telah disepakati bersama antara coach dengan client, melalui sebuah percakapan yang memberdayakan dan mengoptimalkan sumber daya internal dan eksternal untuk mengembangkan, membebaskan dan mengaktualkan potensi-potensi yang dimiliki. Continue Reading →

Standard

SMART Employee

Brosur How to be SMART Employee

Seorang karyawan memegang peranan yang juga penting didalam sebuah organisasi/perusahaan, karena karyawan menjadi ujung tombak atau pelaksana untuk mewujudkan visi, ide, dan rencana dari pemilik/pemimpin organisasi tersebut. Yang dapat dikatakan bahwa tugas utama dari seorang karyawan adalah menyelesaikan masalah/persoalan dari yang mempekerjakan mereka. Namun, seringkali dijumpai adalah karyawan yang berharap persoalan mereka beres ketika bekerja, terutama persoalan financial. Dan tidak ada yang salah dengan harapan tersebut. Continue Reading →

Standard

RELEASING THE ARROW (AN EXCERPT FROM “NO MUD, NO LOTUS”)

no-mud-no-lotus2-279x415

“There is a Buddhist teaching found in the Sallatha Sutta, known as The Arrow. It says if an arrow hits you, you will feel pain in that part of your body where the arrow hit; and then if a second arrow comes and strikes exactly at the same spot, the pain will not be only double, it will become at least ten times more intense.

The unwelcome things that sometimes happen in life—being rejected, losing a valuable object, failing a test, getting injured in an accident—are analogous to the first arrow. They cause some pain. The second arrow, fired by our own selves, is our reaction, our storyline, and our anxiety. All these things magnify the suffering. Many times, the ultimate disaster we’re ruminating upon hasn’t even happened. Continue Reading →